PROPOSAL SKRIPSI
DAMPAK COVID-19 TERHADAP IBU HAMIL
DAN BAYINYA
Untuk memenuhi sebagai Persyaratan Mata
Kuliah Sistem Informasi Keperawatan
Dosen Pembimbing:
Alpan Habibi.,M.Kep
Disusun Oleh:
Endah Nuraini Sopiah (2114201063)
PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TANGERANG
2023
Puji dan syukur saya panjatkan ke
hadirat Allah SWT. Karena dengan nikmat, rahmat dan karunia-Nya saya dapat
menyelesaikan proposal skripsi ini. Shalawat serta salam saya sampaikan kepada
junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Beserta keluarga, para sahabat, dan kepada
kita semua yang mengharapkan syafaatnya di hari kiamat kelak.
Adapun tujuan dari penulisan dari proposal
skripsi ini adalah untuk memenuhi tugas dosen pada mata kuliah Sistem Informasi
Keperawatan. Selain itu, proposal skripsi ini juga bertujuan untuk menambah
wawasan tentang “Dampak COVID-19 Terhadap Ibu Hamil dan Bayinya” bagi para
pembaca dan juga bagi penulis.
Saya mengucapkan terima kasih kepada
Alpan Habibi.,M.Kep. selaku
dosen mata kuliah Sistem Informasi Keperawatan yang telah memberikan tugas ini
sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan mata kuliah yang saya
tekuni.
Pada dasarnya dalam proses penulisan
proposal skripsi ini saya mengalami berbagai kesulitan. Alhamdulillah akhirnya proposal
skripsi ini dapat terselesaikan. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis
perlu menyampaikan ucapan terima kasih. Akhirnya saya serahkan semuanya kepada
Allah SWT. Semoga segala perhatian, partisipasi, dan motivasi dibalas oleh
Allah SWT sebagai amal kebaikan. Harapan saya mudah-mudahan makalah ini
bermanfaat dan sekaligus dapat menambah ilmu kepada kita semua.
Penulis
COVID-19 adalah sebuah penyakit
membahayakan yang dapat membuat semua orang merasa sangat tidak nyaman, bahkan
juga di negara Indonesia. Ini sangat mengganggu dan mempengaruhi kesehatan.
Penyakit ini memperlihatkan gejalanya pada saluran pernapasan, pertama kali
terdeteksi di Wuhan, Tiongkok pada bulan Desember 2019, dan telah menyebar
dengan cepat ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
Indonesia memiliki 165.887 kasus
Corona Virus dan kematian sebanyak 4,3% (1). Penyakit ini mempengaruhi semua
lapisan masyarakat, termasuk ibu hamil. Ini menyebabkan ibu hamil mengalami
kecemasan bahkan depresi dan meningkatkan kematian. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa ibu hamil yang stres disebabkan oleh masalah ekonomi,
keluarga, pekerjaan, dan kekhawatiran terhadap kehamilan dan persalinan.
Pandemi Covid memperburuk masalah tersebut dengan membatasi layanan kesehatan
maternal dan neonatal, seperti pengurangan frekuensi pemeriksaan kehamilan dan
kelas ibu hamil. Ini menyebabkan permasalahan psikologis seperti kecemasan pada
ibu hamil.
Ibu hamil cenderung mengalami gejala
depresi dan tingkat kecemasan yang lebih tinggi saat mengalami pandemi
Covid-19, termasuk kecendrungan untuk melakukan tindakan merugikan diri
sendiri, seperti halnya yang diungkapkan dalam suatu studi. Kondisi tersebut dapat
menimbulkan bahaya bagi kesehatan ibu dan janinnya selama kehamilan. Studi
menunjukkan bahwa bila kondisi depresi dan kecemasan pada ibu hamil tidak
segera ditangani, maka akan memiliki dampak jangka panjang pada kesehatan ibu
dan janin. Oleh karena itu, strategi preventif seperti promosi kesehatan perlu
dilakukan secepat mungkin sebagai tindakan pencegahan dan perawatan untuk
mencegah terjadinya dampak negatif tersebut.
Mencari dan mengidentifikasi
faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan pada ibu hamil selama masa
pandemi COVID-19 adalah salah satu upaya penting dan kritis untuk melakukan
pencegahan dan memberikan perawatan yang berkualitas dan baik bagi ibu hamil.
Rasa cemas yang dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dikenali melalui tinjauan
literatur dapat menjadi bahan pertimbangan dan panduan dalam melakukan studi
dan tinjauan literatur penelitian.
COVID-19 adalah singkatan dari
"Corona Virus Disease 2019". Ini adalah penyakit menular yang
disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Virus ini pertama kali ditemukan di Wuhan,
Tiongkok pada Desember 2019 dan sejak itu menyebar ke seluruh dunia menyebabkan
pandemi global.
Tanda gejala COVID-19 meliputi
demam, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, lelah, dan sesak napas. Dalam
beberapa kasus, gejala dapat berkembang menjadi pneumonia. Beberapa orang mungkin
tidak memiliki gejala sama sekali, sementara yang lain dapat mengalami gejala
yang sangat berat.
Penyebaran virus ini melalui tetesan
air liur saat orang yang terinfeksi berbicara, batuk atau bersin. Virus juga
dapat menyebar melalui tangan yang terkontaminasi dan menyentuh wajah.
Dampak COVID-19 sangat besar bagi
kesehatan masyarakat, ekonomi, dan sosial. Ada jutaan kasus dan kematian
terkait COVID-19, dan juga menimbulkan pengaruh besar pada industri,
perjalanan, dan sektor pendidikan. Hal ini juga mempengaruhi kesejahteraan
psikologis masyarakat, dengan meningkatnya tingkat stres, kecemasan, dan
depresi.
Contoh dampak COVID-19 meliputi
pembatasan perjalanan, pembatasan aktivitas sosial, penghentian sekolah dan
pekerjaan, dan pengurangan aktivitas ekonomi.
Nurhasanah,
I. (2021). FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN PADA IBU HAMIL SAAT PANDEMI COVID-19:
LITERATUR REVIEW. http://ejournal.helvetia.ac.id/index.php/jbk/article/view/4769 , 4, 25–30.

Comments
Post a Comment